We are young and free and imaginative

Mar 14 2010
erikanababan:

-Sweetheart-

erikanababan:

-Sweetheart-

Dec 18 2009
maximusdimensional:

fuckyeahstrangefinds:

This creative slide next to the staircase was designed by London architect Alex Michaelis at the request of his children. Not only it adds originality but a lot of fun to their new eco-friendly dream home. In the picture, one of the children throwing caution to the wind and diving head first down the slide. According to Michaelis even grown-ups can’t resist skipping the stairs. “We’ve been known after a big dinner party to use the slide”, he said. Creativity, originality and fun, what a perfect combination! (Source)

maximusdimensional:

fuckyeahstrangefinds:

This creative slide next to the staircase was designed by London architect Alex Michaelis at the request of his children. Not only it adds originality but a lot of fun to their new eco-friendly dream home. In the picture, one of the children throwing caution to the wind and diving head first down the slide. According to Michaelis even grown-ups can’t resist skipping the stairs. “We’ve been known after a big dinner party to use the slide”, he said. Creativity, originality and fun, what a perfect combination! (Source)

1,283 notes

Dec 10 2009

TIGA HARI LAGI KITA MENIKAH DAN KITA HARUS MENEMUI MARREN

kenapa? tanya ku dengan tenang.

ga, hanya mengingat masa lalu aja. jawabnya.

yang mana? masa lalu kan banyak. timpa ku lekas.

semua mungkin. aku ga tau. oya, kenapa kau memilih ku?

jadi istri ku, maksudnya?

iya, kenapa bukan marren. kan kau sangat menyukainya, tergila-gila bahkan. katanya dengan sangat bersemangat, seakan-akan tak ada kesedihan tersirat di sana.

Sapa bilang aku memilih mu untuk jadi istriku? kau tak cantik, tak seksi atau pun lucu. tak pantas bagimu menjadi istri pria setampan diriku. jangan terlalu berbangga hati. jawab ku dengan penuh semangat juga, sembari menatap matanya dengan tajam. (mengertikah dia arti perkataan ku?)

lalu kenapa kau memutuskan untuk menikahi ku? kalau tak suka tak perlu dipaksa untuk menikah, kita tak perlu berusaha pura-pura bahagia kelak agar orang tua kita senang?

:-)

apa itu maksudnya pria busuk tak tau diri? tanya nya dengan datar.

tak ada maksud apa pun perempuan jelek, cerewet dan tolol. jawab ku dengan penuh kesenangan.

selang beberapa menit kita terdiam, hanya desiran air ombak yang menggema. kemudian….

serius lah dikit, kita akan melaksanakan sesuatu yang sangat sakral. tanggung jawab kita kepada Tuhan. kenapa kau memilihku? kenapa hary,seriuslah dikit, jangan buat aku bertanya-tanya terus. ini masalah besar, jangan keluarkan sifat aneh mu itu. ini sangat, sangat penting. ayolah. katanya memelas.

:-) aku tersenyum dan diam untuk sesaat.

aku tidak memilih marren karena aku tak mencari istri. aku hanya mencari teman, tidak lebih. teman tak harus cantik,seksi atau pintar. ia tak harus begitu.

jadi kita menikah untuk menjadi teman? apa kau mulai gila? timpanya lekas.

iya, kita menikah untuk memformalkan pertemanan kita. dengan pernikahan ini kita resmi menjadi teman, teman sehidup semati, teman dalam susah dan senang, teman yang bisa memberi nasehat, memarahi, mengeluh dan menyayangi. teman.

Kita akan menjadi teman, selamanya. aku berjanji.

Aneh. jawabnya

Sejak dulu aku tak pernah mencari istri, karena aku tak suka dengan istilah itu. yang aku suka adalah “teman hidup”. aku bukan orang yang taat beragama oleh karenanya aku dapat menceraikan mu suatu saat nanti walau agama melarangnya. dengan berteman tak kan ada perceraian. aku tak butuh istri yang aku butuh teman, teman yang akan menemani ku dalam susah dan senang, menghadapi tantangan bersama-sama, merawat titipan Tuhan bersama-sama.

Gombal. jawabnya datar.

Hari ini kau cantik sekali, teman. kata ku sedikit meledek.

Sekarang aku merasa bodoh, kenapa aku mau berpacaran dengan mu. dengan orang bodoh, aneh, jelek, kejam, susah dimengerti. semuanya lah. uhh..nasib ku memang sial.

Terlalu sial ku kira. kata ku dengan tenang dan sambil menatap matanya.

ya, terlalu sial pastinya. katanya dengan tenang dan sambil menatap mata ku.

dengan sigap ku menggendongnya sehingga ia pun berpisah dengan hamparan pasir tepi pantai di senja itu.

kita harus menemui seseorang, aku tak mungkin menikah tanpa menyelesaikan janji ku dulu dengannya. kata ku sembari menggendong dan mendudukkannya di atas jok motor favoritku.

Siapa? tanyanya dengan nada sedikit penasaran.

marren. jawabku.

2 notes

Dec 01 2009

Papa ku seorang satpam

Bangun hary, sudah pagi. Kata papa datar.

Seperti biasa beliau lebuh dulu bangun dari ku. Menyediakan sarapan pagi,segelas teh hijau dan beberapa potong roti, menyiapkan pakaian sekolahku dan selalu menyemir sepatu ku hingga mengkilap.

Nak bapak pergi dulu, baik-baik belajar kau ya. Kata papa.

Iya pa. Jawab ku spontan.

Aku melihatnya berjalan menuju motor bututnya yang slalu digunakannya untuk kerja. Dia masih tegap dalam berjalan dan masih sangat optimis menjalani sisa hidupnya. Bagaimana seorang tua mampu sebegitu optimisnya, bahkan tanpa pernah melihat kemungkinan dia dan anaknya akan memperoleh kenaikan taraf hidup?

Aku sudah dewasa, aku sekarang sudah menjadi siswa SMA di salah satu SMA bergengsi di Padang, Sumatera Barat. Tapi sikap ku tak pernah berubah, masih saja seperti seorang anak kecil yang masih disuap oleh mama hanya supaya memiliki ketertarikan untuk memasukkan hasil jerih payah petani ke mulutnya.

Setelah melihat papa ku pergi kerja aku pun melanjutkan sarapan ku dan bergegas pergi ke sekolah. Jika telat sedikit saja maka bis kota yang biasa mengantarkan ku ke sekolah akan penuh dengan manusia putih abu-abu. padat sekali. sesak rasanya.

Sesampainya di kelas, aku meletakkan tas dan duduk-duduk sejenak sebelum guru masuk ke kelas. aku melakukannya setiap hari. terkadang membosankan. Dan tibalah saat yang dinanti-nanti oleh seluruh siswa di seluruh negara di dunia ini, bel istirahat. Senangnya. Hahaha

Sekarang aku masih di dalam kelas. Ini tidak biasa ku lakukan. Ada sesuatu yang membuatku untuk tetap di kelas.

Ketenangan papa, itulah yang membuatku duduk di kelas kali ini. Seorang satpam, 20 tahun lamanya dia telah mengabdi, memakai pakaiannya itu dan tak ada kebosanan tampak dalam raut wajahnya yang semakin berkerut. Apa yang menyebabkan hal ini dapat terjadi? kenapa?

Kami orang miskin, tak memiliki masa depan sama sekali selain menjadi pesuruh bagi orang lain. ditunjuk tak pernah menunjuk. Di depan pintu gerbang tak pernah di lantai 8. Tak ada masa depan cerah di depan sana selain bayang-bayang tangan-tangan orang yang akan menunjuk raga ini. tak ada.

Satpam tua ini sungguh memancing rasa ingin tahu ku tentang bagaimana dia melihat dan menjalankan hidup dengan ketenangan seperti itu. Tak ada emosi di dalam dirinya. Senang dan sedih seperti tak dikenal di dalam kamusnya.

Pak tua ada darah mu dalam tubuh ini.

Anak muda ini akan mengetahuinya kelak, sehebat apapun kau mencoba menutupi rahasia mu itu. Aku mendapatkan apa yang ku butuhkan dan cara mu adalah hal yang harus menjadi milik ku karena aku butuh.

Ditulis oleh Hary Purba dalam rangka memperingati dan menghargai kesan baik yang tercipta antara diri ku dengan seorang satpam yang baru ku kenal.

1 note

Nov 30 2009

dia itu wanita

rambutnya:

matanya:

hidungnya:

mulutnya dan telinganya:

punggungngya:

kakinya:

1 note

Nov 25 2009

Matchbox Twenty - Exile on Mainstream - If You’re Gone

If You’re Gone
I think Ive already lost you
I think youre already gone
I think Im finally scared now
You think Im weak - but I think youre wrong
I think youre already leaving
Feels like your hand is on the door
I thought this place was an empire
But now Im relaxed - I cant be sure
I think youre so mean - I think we should try
I think I could need - this in my life
I think Im just scared - I think too much
I know this is wrong its a problem Im dealing
If youre gone - maybe its time to go home
Theres an awful lot of breathing room
But I can hardly move
If youre gone - baby you need to come home
Cuz theres a little bit of something me
In everything in you
I bet youre hard to get over
I bet the room just wont shine
I bet my hands I can stay here
I bet you need - more than you mind
I think youre so mean - I think we should try
I think I could need - this in my life
I think Im just scared - that I know too much
I cant relate and thats a problem Im feeling
If youre gone - maybe its time to go home
Theres an awful lot of breathing room
But I can hardly move
If youre gone - baby you need to come home
Cuz theres a little bit of something me
In everything in you
I think youre so mean - I think we should try
I think I could need - this in my life
I think Im just scared - do I talk too much
I know this is wrong its a problem Im dealing
If youre gone - maybe its time to go home
Theres an awful lot of breathing room
But I can hardly move
If youre gone - baby you need to come home
Cuz theres a little bit of something me
In everything in yo

+

jalan kebahagiaan adalah dengan berkorban demi sesama dengan tulus

Aku berpikir kenapa semua orang semakin lama semakin susah untuk dapat hidup bersama untuk waktu yang cukup lama? ada apa dengan dunia yang terjadi ini? bukankah dahulu tak sulit untuk dapat hidup bersama?

Lama diri ini berfikir, mencoba mencari jawaban yang paling tepat. Dan menurutku bahwa kebahagian adalah kuncinya. kebahagian tidak berarti berkemampuan keuangan yang mapan dan stabil. Tidak berarti juga memiliki pasangan yang cantik atau tampan. kebahagiaan itu ada karena tiada penampakan fisiknya. Layaknya udara disekeliling kita, mereka itu ada dan sangat berguna namun mereka tak memilih untuk menampakkan diri dan berargumen bahwa “tanpa kami kalian manusia tak ada artinya, kalian mati.”

Sadar akan hal itu, aku kini sadar bahwa tak pantaslah kita mencoba meniru sifat-sifat individualis orang-orang yang sukses dari segi finansial. AKu mengakui bahwa mereka kelihatan bahagia, hidup penuh dengan fasilitas mentereng, anak mereka kelihatan sangat sehat. Namun itulah yang membuatku bertanya apakah benar mereka hidup berbahagia hanya karena mereka telah mapan secara finansial?

Aku percaya bahwa pengorbanan yang tulus adalah jalan satu-satunya mencapai kebahagian yang setiap orang impikan. Tak ada batasan agama, suku, ras, idiologi atau apapun yang dijadikan dasar pembedaan manusia yang satu dengan yang lain. Aku percaya.

+

+
+
Page 1 of 2